Persiapan dan Cara Mencuci Karpet dengan Benar Agar Tidak Mudah Rusak

Karpet merupakan dekorasi lantai yang paling sering terkena debu dan kotoran. Bahkan terkadang kita tidak sengaja menumpahkan makanan atau pun minumnya di atasnya. Hasilnya, karpet menjadi kotor. Untuk membersihkan karpet tentu tidak boleh sembarangan, karena karpet terbuat dari bulu-bulu yang harus dirawat agar tetap awet. Kesalahan dalam mencuci karpet akan berakibat pada rusaknya bulu-bulu karpet.

Persiapan Sebelum Mencuci Karpet

Ada beberapa persiapan sebelum anda mencuci karpet sendiri di rumah. Banyaknya jenis karpet membuat cara perawatannya pun berbeda. Contohnya adalah karpet tile yang saat ini banyak digunakan. Berbagai toko jual karpet tile murah kini semakin mudah ditemukan, maka tidak heran jika karpet tile banyak diminati.

Sebelum mencuci karpet anda harus dapat menentukan bahan atau produk pencuci karpet. Banyak tersedia jenis shampo karpet yang berkualitas untuk mencuci karpet tile anda. Pilihlah shampo yang sesuai dengan jenis karpet anda. Selain menggunakan shampo karpet, anda juga dapat menggunakan bahan alami untuk membersihkannya. Cara ini kerap kali dipakai untuk membersihkan karpet yang lebih aman.Salah satu bahan alami yang ampuh untuk mengangkat kotoran pada karpet tile adalah garam dan soda kue.

Cara Mencuci Karpet Manual

Cara pertama yang sering digunakan dalam mencuci karpet adalah dengan manual. Anda dapat melakukannya sendiri di rumah dengan mudah. Bagaimana acaranya? Simak tutorialnya di bawah ini:

1.Gelar terlebih dahulu karpet anda pada permukaan yang datar, untuk memudahkan proses pembersihan. Bersihkan dulu kotoran dan debu-debu yang ada di karpet dengan menggunakan sapu karpet khusus, atau dengan cara menyeblaknya agar debu berjatuhan. Anda juga dapat menggunakan vacum cleaner agar lebih praktis untuk menghilangkan debunya.

2. Selanjutnya anda dapat menggantung karpet tersebut pada sebuah gantungan, atau tetap dibiarkan pada latai saja. Basahi karpet secara perlahan dengan selang yang tersedia, sebaiknya jangan menggunakan tekakan air yang terlalu tinggi agar tidak merusak karpet.

3. Tuangkan shampo karpet kemudian gosok secara perlahan karpet tersebut dengan sikat halus. Usahakan jangan menyikat terlalu keras agar bulu-bulu karpet tidak mudah rontok. Setelah semua terkena shampo kemudian bilas dengan air bersih hingga shamponya hilang. Pastikan kembali shampo karpet tersebut benar-benar hilang agar tidak menimbulkan bau apek nantinya.

4. Langkah selanjutnya adalah pemberian softener karpet. Tahap ini bertujuan untuk tetap menjaga kelembutan dan kualitas karpet, agar setelah dijemur karpet tidak akan menjadi kasar dan tetap lembut seperti semula. Berikan softener karpet secara menyeluruh agar semua bagian tetap lembut. Lalu, bilas lagi dengan air sampai benar-benar bersih.

5. Setelah bersih, kini saatnya tahap penjemuran. Ukuran karpet yang besar membuat anda harus membuat sebuah gantungan sendiri untuk mencemur karpet. Sebaiknya saat menjemur karpet akan lebih efektif dengan cara digantung, agar karpet cepat kering. Jangan menjemur karpet di bawah materi langsung, karena akan membuat karpet rusak dan cepat pudar.

6. Nah, setelah kering langkah selanjutnya yaitu memberikan soda kue. Tahap ini berguna untuk menghilangkan bau pada karpet agar tidak apek. Kandungan soda kue ini mampu menyerap bau dengan baik dan membantu proses pengeringan juga. Diamkan selama satu malam untuk hasil yang maksimal. Keesokan harinya bersihkan sisa-sisa soda kue tersebut. Langkah terakhir adalah menyemprotkan parfum agar karpet tetap wangi.

Itulah beberapa hal yang harus diperhatikan ketika akan mencuci karpet sendiri di rumah. Harga karpet lantai yang tidak murah membuat anda harus melakukan perawatan khusus dan hati-hati agar tetap awet.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *