Jenis Karpet Yang Terbuat Dari Bahan Alami

Karpet tile merupakan salah satu elemen penting dalam dekorasi interior rumah. Hampir setiap rumah modern memakai elemen ini untuk membuat ruang menjadi indah. Di balik keindahan yang dihasilkan, terselip aneka jenis bahan alami untuk membuat karpet. Bahan itu bisa berasal dari tumbuhan maupun hewan. Keduanya diolah sedemikian rupa hingga terbentuk karpet yang indah.

Jenis Bahan Alami Pembentuk Karpet Yang Dijamin AmanSource

Karpet tile memiliki bentuk beragam, sangat unik dengan fungsinya masing-masing. Apa sajakah bahan pembentuk karpet yang bisa Anda ketahui?

1. Karpet Kulit

Bahan kulit memiliki ciri khas tertentu seperti: licin, halus, lembut dan hangat. Karena ciri tersebut, maka sudah sewajarnya jika dipakai sebagai bahan karpet. Ketika karpet jenis ini dipakai dalam suatu ruangan, maka sisi eksotika tinggi akan terpancar ke seluruh ruangan.

Kesan eksotik itu bisa muncul dikarenakan desain yang menyertainya. Pihak produsen umumnya mendesain tanpa menghilangkan unsur utama dari kulit. Misalkan saja karpet berasal dari kulit sapi, tampilannya murni tanpa dipoles. Alternatif lain, produsen akan membentuk pola geometris dahulu. Setelah itu kulit disusun berdasarkan pola yang ada.

Jika sudah seperti itu kulit sapi pasti menjadi lebih bernilai. Ketika karpet kulit diletakkan pada sebuah ruang. Sekilas saja dipandang, tidak akan kentara kalau itu berbahan dasar kulit hewan.

2. Karpet Wol

Karpet dari bahan wol bersifat elegan jika ditempatkan dalam suatu ruangan. Karena sifat yang melekat inilah, harganya juga tinggi. Sifat dan harga yang melekat pada karpet wol itulah yang membuat peletakannya lebih tepat kalau berada di kamar tidur atau ruang keluarga.

Selain dari sisi keindahan, karpet yang satu ini punya banyak keunggulan. Kelebihan pertama wol sangat tahan air, api, dan tidak mudah terpengaruh dengan noda. Sedangkan kehebatan yang kedua, karpet ini tidak akan menyebabkan alergi. Karena tungau penyebab alergi enggan mendekat pada karpet.

3. Karpet Rami

Jenis ketiga ini digolongkan dalam karpet tile murah. Hal itu disebabkan oleh bahan dasarnya yang berupa rami. Bahan ini berasal dari serat. Serat dari sebuah batang tanaman. Tanaman untuk pembuatan rami, berasal dari Cina serta India.

Kekuatan rami memang tidak diragukan lagi. Ketika dipakai sebagai bahan benang dan kain, stabilitas begitu tahan lama. Jika diaplikasikan untuk membuat karpet pasti awet. Bagi individu yang senang akan bahan karpet dari tumbuhan serta untuk penghematan anggaran. Maka, karpet rami sebagai pilihan yang tepat.

4. Karpet Sisal

Jenis keempat ini juga tergolong karpet tile murah, karena bahan dasarnya berasal dari tanaman. Lebih tepatnya dari hasil ekstrasi daun tanaman, yang bernama Aloe Amerika. Asal dari tanaman ini yakni Amerika bagian tengah. Akan tetapi seiring berjalannya waktu Aloe Amerika telah dibudidayakan di Jawa, Afrika dan Meksiko.

Sisal yang dipakai bahan karpet umumnya berusia lama. Dengan lamanya usia sisal, ketika diaplikasikan dalam bentuk benang, terasa sangat halus dan lembut. Selain itu karpet sisal sangat anti statis, dan sangat terhadap api.

Dari keempat bahan alami di atas semuanya memiliki kelebihan masing-masing. Anda hanya perlu memilih, mana jenis karpet tile berbahan alami yang tepat untuk interior rumah. Apapun pilihannya kerpet berbahan alami itu sangatlah aman. Jadi tidak perlu ragu lagi, segera tentukan pilihan. Dekorasi interior semakin cantik, Anda serta anggota keluarga lain dibuat betah tinggal di dalam rumah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *