Jenis-jenis Waterpass yang Perlu Anda Ketahui

Waterpass adalah sebuah alat yang berguna untuk mengukur sejajar atau tidaknya suatu objek datar. Baik itu untuk garis yang tersusun secara horizontal ataupun vertikal, penggunaan alat ini akan mempermudah pekerjaan yang sedang Anda lakukan. Alat pengukur ini menjadi salah satu bagian yang penting dari sebuah proyek konstruksi dan perbaikan rumah, guna memastikan bahwa semua komponen konstruksi berada di posisi yang tepat.

Dalam proses konstruksi, alat pengukur ini sangat dibutuhkan untuk mendapatkan akurasi yang sempurna dalam menyelesaikan proyek khusus seperti halnya memasang ubin di lantai. Tabung berisi air yang berada di tengah alat ini menjadi satuan yang akan memeriksa rata atau tidaknya suatu permukaan. Terdapat beberapa jenis water pass dengan ukuran panjang, bahan pembuat, juga motif yang berbeda.

Lalu, apakah fungsi dari water pass? Dan apa sajakah jenis-jenis yang dimilikinya?

Fungsi Waterpass

Hingga saat ini, sudah ada banyak merk yang menyediakan alat pengukur untuk kebutuhan konstruksi. Terlepas dari brand atau perusahaan yang memproduksinya, cara kerja, penggunaan, juga fitur yang dimiliki oleh alat ini adalah sama. Ialah sebuah alat untuk menunjukkan seberapa presisinya posisi suatu permukaan. Seperti yang sudah disinggung sebelumnya, alat ini sangatlah penting keberadaannya dalam proses konstruksi. Gunanya ialah untuk memastikan bahwa pondasi awal dari suatu bangunan tidaklah miring dan sejajar, sesuai dengan apa yang sudah digambarkan melalui sketsa sebelumnya.

Apabila pengerjaan pembangunan tidak disertai dengan pengukuran menggunakan waterpass, dikhawatirkan bangunan atau benda yang menjadi objek konstruksi akan mengalami kemiringan. Tentu, akan sangat mengganggu pemiliknya dalam hal estetika atau tampilannya. Bahkan memaksa Anda untuk melakukan perombakan atas semua konstruksi dari awal lagi. Karenanya, memahami fungsi dari alat pengukur satu ini sangatlah penting agar kedepannya, Anda tidak direpotkan akan kemungkinan bangunan miring, rentan, ataupun roboh.

Jenis-Jenis Waterpass

Pada dasarnya, ada tiga jenis water pass berdasarkan bentuknya dan cara penggunaannya. Salah satunya adalah water pass manual, digital, dan juga auto level. Namun, jika dibandingkan berdasarkan pada ukurannya, water pass terpanjang memiliki ukuran 3m, sedangkan yang terpendek adalah 0,5m. Selain itu, tersedia pula opsi water pass 1 m dan 2 m yang bisa Anda pilih sesuai dengan kebutuhan. Water pass sendiri memiliki sisi yang datar, sehingga proses pengukuran dari dua bidang bisa lebih akurat. Sebagai acuan dalam pengukuran, alat ini memiliki gelembung di bagian tenganya. Yang mana ketika gelembung tersebut sudah datar, menandakan bahwasanya kedua objek bidang yang diukur sudah sejajar.

Kayu dan aluminium biasanya digunakan sebagai material utama dari water pass. Diantara dua bahan itu, water pass aluminium menjadi produk yang laris di pasaran. Pasalnya, bahan aluminium dianggap lebih awet juga tahan lama daripada water pass berbagan kayu. Meskipun bobot dari kedua bahan ini hampir sama, tampilan yang ditawarkan oleh waterpass aluminium terkesan lebih mewah dan berkelas bila dibandingkan dengan water pass kayu. Selain soal ukuran dan bahannya, pastikan pula untuk mengecek gelembung yang ada di dalam water pass berfungsi dengan baik atau tidak sebelum membelinya.

Untuk dapat menggunakan alat waterpass ini, Anda hanya perlu meletakkannya sejajar dengan suatu bidang secara horizontal ataupun vertikal. Lalu periksa gelembung air yang ada di tengah alat ini. Jika gelembungnya menghilang, artinya permukaan tersebut sudah sejajar. Bagaimana? Cukup mudah bukan?

 

Dapatkan harga alat waterpass terbaik hanya di temtera.com!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *