Deretan Jenis dari Cermin, Apa Saja Ya?

Cermin adalah salah satu benda yang sering dipakai sehari-hari. Untuk berhias diri ataupun sebagai aksesoris di dalam rumah untuk mempercantik tampilan dari ruangan. Namun, benda satu ini ternyata banyak macamnya dan juga mempunyai fungsi masing-masing. Dan semuanya juga sering kalian temukan di kehidupan sehari-hari kok. Jadi, apa saja ya jenis-jenis dari benda satu ini? Berikut adalah ulasan lengkapnya.

Cermin datar

Cermin datar

Pertama, pasti kalian sudah tahu yang satu ini. Yaitu cermin datar yang biasa kita pakai dan temui sehari-hari. Sesuai dengan namanya, bentuk permukaannya datar. Sedangkan untuk bayangan yang dihasilkan adalah bayangan maya, tinggi sama dengan objek, ukuran sama dengan objek, ukuran sama dengan objek, tegak, terbalik, dan jarak benda sama dengan jarak bayangannya.

Untuk bayangan nyata terjadi akibat adanya sinar pantul yang saling berpotongan. Sedangkan untuk bayangan maya atau semu itu bisa terjadi lantaran adanya perpotongan perpanjangan sinar pantul. Oleh karenanya, kita bisa melihat wajah dan bentuk tubuh kita sama dengan aslinya. Dalam segi bentuk luarnya, benda satu ini cukup bermacam-macam. Ada yang persegi, persegi panjang, dan juga bulat yang bisa kalian lihat di dalam sebuah ruangan.

Cermin cembung

Cermin cembung

Jenis selanjutnya ada cermin cembung. Bentuk permukaan dari benda satu ini agak cembung ke bagian luar, sehingga bisa dibilang mirip dengan setengah bola. Cara kerja dari kaca ini adalah memantulkan cahaya kemudian menyebarkan cahaya yang datang. Dalam bahasa ilmiahnya, sifat ini dinamakan dengan divergen. Lalu untuk bayangan yang dihasilkan bersifat maya dan bernilai negatif. Ini dikarenakan titik fokus dari barang ini ada di bagian belakang. Selanjutnya bayangan juga bersifat tegak dan juga diperkecil (lebih kecil daripada benda sebenarnya).

Biasanya benda ini digunakan untuk kaca spion kendaraan. Pasalnya, kaca ini berguna supaya pengemudi bisa melihat bagian belakang kendaraan, namun pandangannya jauh lebih lebar. Kemudian, cermin ini juga dipakai pada belokan jalan yang berfungsi untuk menghindari kecelakaan. Selain itu, digunakan juga pada pusat perbelanjaan sebagai kaca pengawas.

Cermin cekung

Cermin cekung

Kemudian ada cermin cekung yang merupakan kebalikan dari cembung. Benda ini bentuknya melengkung ke arah dalam. Kalian bisa menemukan benda ini di reflektor pada lampu mobil, lampu senter, reflektor slide proyektor, reflektor tungku matahari, bagian bawah mikroskop, antena parabola, pembuatan teropong panggung, dan kompor tenaga surya. Atau lebih mudahnya, kalian bisa melihatnya di bagian lekukan sendok makan.

Untuk sifatnya, benda ini mengumpulkan sinar pantul atau yang biasa disebut dengan konvergen. Apabila objek diletakkan lebih besar daripada fokus cermin, maka sifat bayangan yang dihasilkan adalah nyata, terbalik, tegak, dan diperkecil (lebih kecil daripada benda aslinya). Sedangkan jika objek diletakkan sama besar dengan fokus benda tersebut, maka bayangan yang dihasilkan adalah nyata, terbalik, tegak, dan diperbesar (lebih besar daripada benda aslinya)..

Sedangkan cara kerjanya, ketika sinar sejajar pada cermin cekung, sinar pantulnya bisa dipastikan akan berpotongan di satu titik. Nah, titik perpotongan tadi dinamakan dengan titik fokus atau titik api.

Itulah jenis-jenis cermin yang membantu kehidupan manusia sehari-hari. Untuk cermin datar biasanya digunakan untuk berhias. Lalu cembung dipakai pada spion kendaraan dan cekung digunakan sebagai kaca pada lampu senter. Pemanfaatan pada benda-benda tersebut tak lain dan tak bukan ya karena berdasarkan sifat-sifatnya. Jadi, kalian sudah tahu kan apa perbedaan dari semuanya?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *