Cara Menuangkan Dekorasi Klasik dalam Rumah Minimalis

Siapa bilang gaya dekorasi klasik hanya bisa diterapkan pada rumah berukuran luas? Kamu bisa kok mendekor ruangan rumah bertipe 36 dengan gaya dekorasi klasik.  Jika bosan dengan desain rumah minimalis yang cenderung mainstream,  coba saja dekor ulang rumahmu dengan gaya desain interior eklektik.  Sebuah gaya desain yang cocok memadukan kaidah klasik dan minimalis.

Gaya desain minimalis murni memberikan kesan dingin dan kaku.  Dalam desain eklektik, setiap orang yang menyukai kenyamanan dan dekorasi bernuansa budaya dapat menambahkan unsur motif yang klasik.  Seperti misalnya pecinta budaya korea dapat memajang wallpaper korea untuk menambah nuansa tradisional di dalam ruangan. Beberapa hal ini bisa menjadi ide dalam menuangkan gaya klasik minimalis di dalam rumahmu:

Penggunaan Perabotan Tua

Jika desain rumahmu terlanjur modern, memilih perabotan tua untuk mendekor ruangan adalah pilihan tepat untuk menciptakan nuansa klasik.  Kamu bisa memulainya dengan berburu perabotan tua di pasar barang-barang antik baik offline maupun online.  Kumpulkan barang-barang sederhana terlebih dahulu seperti gelas, teko, pis, vas, dan lampu.  Lalu lanjutkan dengan berburu perlengkapan yang lebih besar seperti karpet, selimut, gorden, dan lemari.

Gaya klasik tak melulu bernuansa Eropa dan Amerika.  Gaya dekorasi klasik yang berasal dari keragaman budaya Indonesia pun amat banyak dan inspiratif untuk diterapkan.  Demikian pula dengan budaya Asia lainnya, seperti Korea.  Semenjak merebaknya gelombang hallyu, banyak penjual yang menyediakan perabotan hingga wallpaper dinding korea.

Pemilihan Warna

Warna klasik didominasi oleh warna-warna hangat dan powerfull.  Warna klasik dapat dipadu padankan dengan warna-warna netral sehingga menimbulkan kesan bersahaja.  Contoh kombinasi warna yang bisa kamu terapkan adalah perpaduan warna batu, taupe, dan charcoal  pada dinding dengan motif berwarna merah hati.  Jika menginginkan kesan mewah, kamu bisa menerapkan dominansi warna merah dengan dekorasi kain yang lembut seperti sutra atau velvet.

Ping House, sebuah rumah berdesain klasik ala Amerika di Jakarta Barat menggunakan warna hitam dan putih yang dipadukan dengan perabotan kayu.  Pepraduan ini tampil dalam desain area penerima tamu, ruang tamu, ruang makan, dan dapur.  Perpaduan warna hitam-putih dan warna kayu bertujuan untuk menciptakan kesan hangat dari pemilik rumah.

Jika Memungkinan, Gunakan Tangga

Tangga adalah unsur yang hampir selalu ada di dalam gaya dekor rumah klasik.  Jika memungkinkan, tambahkan tangga pada desain rumahmu.  Namun jangan biarkan tangga nampak polos.  Kamu bisa menambahkan wallpaper korea untuk memberi ornamen pada tangga.

ruangan dengan tangga

Pengaturan Sinar Matahari

Ciri rumah klasik yang juga amat menonjol adalah nuansa hangan dan hidup yang dihasilkan dari masuknya sinar matahari ke dalam ruangan.  Buatlah jendela yang lebar untuk memaksimalkan intensitas cahaya matahari.  Ornamen dinding seperti wallpaper korea akan lebih hidup saat terkena sinar matahari.

Tambahkan Tanaman Hias

Tanaman hias dan bunga potong adalah karakteristik gaya dekorasi klasik ala Prancis.  Tambahkan tanaman hias di beberapa sudut ruangan.  Kamu juga bisa meletakkan rangkaian bunga potong di atas meja atau rak.  Unsur tanaman akan membuat ruangan menjadi lebih segar.

Ekspresikan Karakter Dirimu

Unsur paling penting dalam penerapan desain interior adalah karakter pemilik rumah.  Selain mengikuti kaidah dekorasi rumah klasik diatas, kamu bisa menambahkan beberapa unsur sesuai dengan keinginan.  Misalnya jika kamu pecinta budaya korea, kamu dapat menambahkan walppaper dinding korea untuk menguatkan tema yang ingin kamu usung tersebut.  Pilihlah tema wallpaper yang bernuansa tradisional untuk mewujudkan dekorasi rumah klasik impianmu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *